PA Bantul Turun ke Jalan, Public Campaign Ajak Masyarakat Sukseskan WBBM dan SMAP 2026

Bantul – Pengadilan Agama Bantul menyelenggarakan Kampanye Publik Zona Integritas menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) serta Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP), Jumat (19/6/2026). Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Pengadilan Agama Bantul, Septianah, S.H.I., M.H. dan diikuti oleh Wakil Ketua, para Hakim, Panitera, Sekretaris, serta seluruh pegawai Pengadilan Agama Bantul.

Dalam sambutan pelepasan peserta kampanye publik di halaman kantor Pengadilan Agama Bantul, Ketua Pengadilan Agama Bantul, Septianah, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan wujud nyata komitmen Pengadilan Agama Bantul dalam meraih predikat WBBM sekaligus mempertahankan sertifikasi SMAP yang telah diperoleh.

“Hari ini kita bukan hanya mengajak kepada internal, tetapi juga kepada masyarakat untuk bersama-sama menyukseskan WBBM dan SMAP. Tanpa keterlibatan dan dukungan masyarakat, hal tersebut akan sulit terwujud,” ujar Septianah.

Kampanye publik yang dikemas dalam bentuk jalan kaki menuju Pasar Bantul berlangsung meriah dan penuh semangat. Sepanjang rute yang dilalui, para peserta membawa poster dan spanduk berisi ajakan mendukung pembangunan Zona Integritas, menolak gratifikasi, serta mewujudkan pelayanan publik yang bersih dan melayani.

Wakil Ketua Pengadilan Agama Bantul, Achmad Fikri Oslami, S.H.I., M.H.I., dalam orasinya mengajak masyarakat untuk tidak memberikan gratifikasi kepada aparatur pengadilan.

“Jangan memberikan gratifikasi dalam bentuk apa pun kepada aparatur pengadilan. Parkir di Pengadilan Agama Bantul gratis, dan seluruh biaya perkara maupun layanan telah memiliki ketentuan resmi yang jelas. Mari bersama-sama menciptakan pelayanan yang bersih dan bebas dari praktik korupsi,” tegasnya.

Sementara itu, Sekretaris Pengadilan Agama Bantul, Fajar Widodo, S.H.I., M.H.P. mengingatkan masyarakat agar tidak menggunakan jasa calo dalam mengurus perkara maupun layanan pengadilan.

“Pengadilan Agama Bantul berkomitmen memberikan pelayanan prima dan memuaskan kepada masyarakat. Jangan percaya kepada calo karena seluruh urusan dapat diselesaikan dengan baik sesuai prosedur. Masyarakat dapat mengurus sendiri keperluannya dan bertanya kepada petugas informasi apabila mengalami kesulitan. Kami siap membantu dengan ramah dan profesional,” ujarnya.

Orasi berikutnya disampaikan oleh Hakim Pengadilan Agama Bantul, Maulina Nuril Izzati, S.Sy., M.Sos. yang menegaskan komitmen seluruh aparatur dalam memberikan pelayanan yang adil dan berintegritas.

“Aparatur Pengadilan Agama Bantul memberikan pelayanan yang adil, profesional, transparan, dan berintegritas kepada seluruh pencari keadilan. Kami mengajak masyarakat untuk tidak memberikan uang, hadiah, ataupun imbalan kepada aparatur pengadilan dalam bentuk apa pun,” ungkapnya.

Setibanya di kawasan Pasar Bantul, para peserta kembali menyampaikan orasi publik kepada masyarakat dan pedagang yang berada di sekitar lokasi. Selain itu, kegiatan juga dirangkai dengan pembagian nasi kotak melalui program Jumat Berbagi (PERAGI) sebagai bentuk kepedulian sosial Pengadilan Agama Bantul kepada masyarakat.

Kampanye publik tersebut mendapat perhatian masyarakat karena peserta membawa berbagai poster kreatif dengan desain kekinian yang berisi pesan-pesan antigratifikasi, antisuap, anti percaloan, serta ajakan mendukung pembangunan Zona Integritas menuju WBBM dan penerapan SMAP. Melalui kegiatan ini, Pengadilan Agama Bantul berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pelayanan publik yang bersih dan bebas korupsi semakin meningkat sehingga terwujud sinergi antara pengadilan dan masyarakat dalam membangun birokrasi yang berintegritas.

7 views
Scroll to Top