Eviden Pembangunan ZI

PEMENUHAN (30) 
1.Manajemen Perubahan 
 iPenyusunan Tim Kerja 
12a. Unit kerja telah membentuk tim untuk melakukan pembangunan Zona IntegritasKlik disini
12b. Penentuan anggota Tim dipilih melalui prosedur/mekanisme yang jelasKlik disini
 iiRencana Pembangunan Zona Integritas 
12a. Terdapat dokumen rencana kerja pembangunan Zona Integritas menuju WBK/WBBMKlik disini
12b. Dalam dokumen pembangunan terdapat target-target prioritas yang relevan dengan tujuan pembangunan WBK/WBBMKlik disini
12c. Terdapat mekanisme atau media untuk mensosialisasikan pembangunan WBK/WBBMKlik disini
 iiiPemantauan dan Evaluasi Pembangunan WBK/WBBM 
12a. Seluruh kegiatan pembangunan sudah dilaksanakan sesuai dengan rencanaKlik disini
12b. Terdapat monitoring dan evaluasi terhadap pembangunan Zona IntegritasKlik disini
12c. Hasil Monitoring dan Evaluasi telah ditindaklanjutiKlik disini
 ivPerubahan pola pikir dan budaya kerja 
12a. Pimpinan berperan sebagai role model dalam pelaksanaan Pembangunan WBK/WBBMKlik disini
12b. Sudah ditetapkan agen perubahanKlik disini
12c. Telah dibangun budaya kerja dan pola pikir di lingkungan organisasiKlik disini
12d. Anggota organisasi terlibat dalam pembangunan Zona Integritas menuju WBK/WBBMKlik disini
2.Penataan Tatalaksana 
 iProsedur Operasional Tetap (SOP) Kegiatan Utama 
12a. SOP mengacu pada peta proses bisnis instansiKlik disini
12b. Prosedur operasional tetap (SOP) telah diterapkanKlik disini
12c. Prosedur operasional tetap (SOP) telah dievaluasiKlik disini
 iiSistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) 
12a. Sistem pengukuran kinerja unit sudah menggunakan teknologi informasiKlik disini
12b. Operasionalisasi manajemen SDM sudah menggunakan teknologi informasiKlik disini
12c. Pemberian pelayanan kepada publik sudah menggunakan teknologi informasiKlik disini
12d. Telah dilakukan monitoring dan dan evaluasi terhadap pemanfaatan teknologi informasi dalam pengukuran kinerja unit, operasionalisasi SDM, dan pemberian layanan kepada publikKlik disini
 iiiKeterbukaan Informasi Publik 
12a. Kebijakan tentang keterbukaan informasi publik telah diterapkanKlik disini
12b. Telah dilakukan monitoring dan evaluasi pelaksanaan kebijakan keterbukaan informasi publikKlik disini
3.Penataan Sistem Manajemen SDM Aparatur 
 iPerencanaan Kebutuhan Pegawai sesuai dengan Kebutuhan Organisasi 
12a. Kebutuhan pegawai yang disusun oleh unit kerja mengacu kepada peta jabatan dan hasil analisis beban kerja untuk masing-masing jabatanKlik disini
12b. Penempatan pegawai hasil rekrutmen murni mengacu kepada kebutuhan pegawai yang telah disusun per jabatanKlik disini
12c. Telah dilakukan monitoring dan dan evaluasi terhadap penempatan pegawai rekrutmen untuk memenuhi kebutuhan jabatan dalam organisasi telah memberikan perbaikan terhadap kinerja unit kerjaKlik disini
 iiPola Mutasi Internal 
12a. Dalam melakukan pengembangan karier pegawai, telah dilakukan mutasi pegawai antar jabatanKlik disini
12b. Dalam melakukan mutasi pegawai antar jabatan telah memperhatikan kompetensi jabatan dan mengikuti pola mutasi yang telah ditetapkanKlik disini
12c. Telah dilakukan monitoring dan evaluasi terhadap kegiatan mutasi yang telah dilakukan dalam kaitannya dengan perbaikan kinerjaKlik disini
 iiiPengembangan Pegawai Berbasis Kompetensi 
12a. Unit Kerja melakukan Training Need Analysis Untuk pengembangan kompetensiKlik disini
12b. Dalam menyusun rencana pengembangan kompetensi pegawai, telah mempertimbangkan hasil pengelolaan kinerja pegawaiKlik disini
12c. Tingkat kesenjangan kompetensi pegawai yang ada dengan standar kompetensi yang ditetapkan untuk masing-masing jabatanKlik disini
12d. Pegawai di Unit Kerja telah memperoleh kesempatan/hak untuk mengikuti diklat maupun pengembangan kompetensi lainnyaKlik disini
12e. Dalam pelaksanaan pengembangan kompetensi, unit kerja melakukan upaya pengembangan kompetensi kepada pegawai (seperti pengikutsertaan pada lembaga pelatihan, in-house training, coaching, atau mentoring)Klik disini
12f. Telah dilakukan monitoring dan evaluasi terhadap hasil pengembangan kompetensi dalam kaitannya dengan perbaikan kinerjaKlik disini
 ivPenetapan Kinerja Individu 
12a. Terdapat penetapan kinerja individu yang terkait dengan perjanjian kinerja organisasiKlik disini
12b. Ukuran kinerja individu telah memiliki kesesuaian dengan indikator kinerja individu level diatasnyaKlik disini
12c. Pengukuran kinerja individu dilakukan secara periodikKlik disini
12d. Hasil penilaian kinerja individu telah dijadikan dasar untuk pemberian rewardKlik disini
 vPenegakan Aturan Disiplin/Kode Etik/Kode Perilaku Pegawai 
12a. Aturan disiplin/kode etik/kode perilaku telah dilaksanakan/diimplementasikanKlik disini
 viSistem Informasi Kepegawaian 
12a. Data informasi kepegawaian unit kerja telah dimutakhirkan secara berkalaKlik disini
4.Penguatan Akuntabilitas 
 iKeterlibatan Pimpinan 
12a. Unit kerja telah melibatkan pimpinan secara langsung pada saat penyusunan perencanaanKlik disini
12b. Unit kerja telah melibatkan secara langsung pimpinan saat penyusunan penetapan kinerjaKlik disini
12c. Pimpinan memantau pencapaian kinerja secara berkalaKlik disini
 iiPengelolaan Akuntabilitas Kinerja 
12a. Dokumen perencanaan kinerja sudah adaKlik disini
12b. Perencanaan kinerja telah berorientasi hasilKlik disini
12c. Terdapat penetapan Indikator Kinerja Utama (IKU)Klik disini
12d. Indikator kinerja telah telah memenuhi kriteria SMARTKlik disini
12e. Laporan kinerja telah disusun tepat waktuKlik disini
12f. Laporan kinerja telah memberikan informasi tentang kinerjaKlik disini
12g. Terdapat sistem informasi/mekanisme informasi kinerjaKlik disini
12h. Unit kerja telah berupaya meningkatkan kapasitas SDM yang menangangi akuntabilitas kinerjaKlik disini
5.Penguatan Pengawasan 
 iPengendalian Gratifikasi 
12a. Telah dilakukan public campaign tentang pengendalian gratifikasiKlik disini
12b. Pengendalian gratifikasi telah diimplementasikanKlik disini
 iiPenerapan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) 
12a. Telah dibangun lingkungan pengendalianKlik disini
12b. Telah dilakukan penilaian risiko atas pelaksanaan kebijakanKlik disini
12c. Telah dilakukan kegiatan pengendalian untuk meminimalisir risiko yang telah diidentifikasiKlik disini
12d. SPI telah diinformasikan dan dikomunikasikan kepada seluruh pihak terkaitKlik disini
 iiiPengaduan Masyarakat 
12a. Kebijakan Pengaduan masyarakat telah diimplementasikanKlik disini
12b. pengaduan masyarakat dtindaklanjutiKlik disini
12c. Telah dilakukan monitoring dan evaluasi atas penanganan pengaduan masyarakatKlik disini
12d. Hasil evaluasi atas penanganan pengaduan masyarakat telah ditindaklanjutiKlik disini
 ivWhistle-Blowing System 
12a. Whistle Blowing System telah diterapkanKlik disini
12b. Telah dilakukan evaluasi atas penerapan Whistle Blowing SystemKlik disini
12c. Hasil evaluasi atas penerapan Whistle Blowing System telah ditindaklanjutiKlik disini
 vPenanganan Benturan Kepentingan 
12a. Telah terdapat identifikasi/pemetaan benturan kepentingan dalam tugas fungsi utamaKlik disini
12b. Penanganan Benturan Kepentingan telah disosialisasikan/internalisasiKlik disini
12c. Penanganan Benturan Kepentingan telah diimplementasikanKlik disini
12d. Telah dilakukan evaluasi atas Penanganan Benturan KepentinganKlik disini
12e. Hasil evaluasi atas Penanganan Benturan Kepentingan telah ditindaklanjutiKlik disini
6.Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik 
 iStandar Pelayanan 
12a. Terdapat kebijakan standar pelayananKlik disini
12b.Standar pelayanan telah dimaklumatkanKlik disini
12c. Dilakukan reviu dan perbaikan atas standar pelayananKlik disini
12d. telah melakukan publikasi atas standar pelayanan dan maklumat pelayananKlik disini
 iiBudaya Pelayanan Prima 
12a. Telah dilakukan berbagai upaya peningkatan kemampuan dan/atau kompetensi tentang penerapan budaya pelayanan primaKlik disini
12b. Informasi tentang pelayanan mudah diakses melalui berbagai mediaKlik disini
12c. Telah terdapat sistem pemberian penghargaan dan sanksi bagi petugas pemberi pelayananKlik disini
12d. Telah terdapat sistem pemberian kompensasi kepada penerima layanan bila layanan tidak sesuai standarKlik disini
12e. Terdapat sarana layanan terpadu/terintegrasiKlik disini
12f. Terdapat inovasi pelayananKlik disini
 iiiPengelolaan Pengaduan 
12a. Terdapat media pengaduan dan konsultasi pelayanan yang terintegrasi dengan SP4N-Lapor!Klik disini
12b. Terdapat unit yang mengelola pengaduan dan konsultasi pelayananKlik disini
12c. Telah dilakukan evaluasi atas penanganan keluhan/masukan dan konsultasiKlik disini
 ivPenilaian Kepuasan terhadap Pelayanan 
12a. Telah dilakukan survey kepuasan masyarakat terhadap pelayananKlik disini
12b. Hasil survei kepuasan masyarakat dapat diakses secara terbukaKlik disini
12c. Dilakukan tindak lanjut atas hasil survei kepuasan masyarakatKlik disini
 vPemanfaatan Teknologi Informasi 
12a. Telah menerapkan teknologi informasi dalam memberikan pelayananKlik disini
12b. Telah membangun database pelayanan yang terintegrasiKlik disini
12c. Telah dilakukan perbaikan secara terus menerusKlik disini
REFORM (30) 
1.Manajemen Perubahan 
 iKomitmen dalam perubahan 
a. Agen perubahan telah membuat perubahan yang konkret di Instansi (dalam 1 tahun)Klik disini
– Isi Jumlah Agen Perubahan
– Isi Jumlah Perubahan yang dibuat
b. Perubahan yang dibuat Agen Perubahan telah terintegrasi dalam sistem manajemenKlik disini
 iiKomitmen Pimpinan 
a. Pimpinan memiliki komitmen terhadap pelaksanaan reformasi birokrasi, dengan adanya target capaian reformasi yang jelas di dokumen perencanaanKlik disini
 iiiMembangun Budaya Kerja 
a. Instansi membangun budaya kerja positif dan menerapkan nilai-nilai organisasi dalam pelaksanaan tugas sehari-hariKlik disini
2.Penataan Tatalaksana 
 iPeta Proses Bisnis Mempengaruhi Penyederhanaan Jabatan 
a. Telah disusun peta proses bisnis dengan adanya penyederhanaan jabatanKlik disini
 iiSistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) yang Terintegrasi 
a. Implementasi SPBE telah terintegrasi dan mampu mendorong pelaksanaan pelayanan publik yang lebih cepat dan efisienKlik disini
b. Implementasi SPBE telah terintegrasi dan mampu mendorong pelaksanaan pelayanan internal organisasi yang lebih cepat dan efisienKlik disini
 iiiTransformasi Digital Memberikan Nilai Manfaat 
a. Transformasi digital pada bidang proses bisnis utama telah mampu memberikan nilai manfaat bagi unit kerja secara optimalKlik disini
b. Transformasi digital pada bidang administrasi pemerintahan telah mampu memberikan nilai manfaat bagi unit kerja secara optimalKlik disini
Transformasi digital pada bidang pelayanan publik telah mampu memberikan nilai manfaat bagi unit kerja secara optimalKlik disini
3.Penataan Sistem Manajemen SDM Aparatur 
 iKinerja Individu 
a. Ukuran kinerja individu telah berorientasi hasil (outcome) sesuai pada levelnyaKlik disini
 iiAssessment Pegawai 
a. Hasil assement telah dijadikan pertimbangan untuk mutasi dan pengembangan karir pegawaiKlik disini
 iiiPelanggaran Disiplin Pegawai 
a. Penurunan pelanggaran disiplin pegawaiKlik disini
4.Penguatan Akuntabilitas 
 iMeningkatnya capaian kinerja unit kerja 
a. Persentase Sasaran dengan capaian 100% atau lebihKlik disini
 iiPemberian Reward and Punishment 
a. Hasil Capaian/Monitoring Perjanjian Kinerja telah dijadikan dasar sebagai pemberian reward and punishment bagi organisasiKlik disini
 iiiKerangka Logis Kinerja 
a. Apakah terdapat penjenjangan kinerja ((Kerangka Logis Kinerja) yang mengacu pada kinerja utama organisasi dan dijadikan dalam penentuan kinerja seluruh pegawai?Klik disini
5.Penguatan Pengawasan 
 iMekanisme Pengendalian 
a. Telah dilakukan mekanisme pengendalian aktivitas secara berjenjangKlik disini
 iiPenanganan Pengaduan Masyarakat 
a. Persentase penanganan pengaduan masyarakatKlik disini
 iiiPenyampaian Laporan Harta Kekayaan 
Penyampaian Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN)Klik disini
Penyampaian Laporan Harta Kekayaan Aparatur Sipil Negara (LHKASN)Klik disini
6.Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik 
 iUpaya dan/atau Inovasi Pelayanan Publik 
a. Upaya dan/atau inovasi telah mendorong perbaikan pelayanan publik pada:Klik disini
1. Kesesuaian Persyaratan
2. Kemudahan Sistem, Mekanisme, dan Prosedur
3. Kecepatan Waktu Penyelesaian
4. Kejelasan Biaya/Tarif, Gratis
5. Kualitas Produk Spesifikasi Jenis Pelayanan
6. Kompetensi Pelaksana/Web
7. Perilaku Pelaksana/Web
8. Kualitas Sarana dan prasarana
9. Penanganan Pengaduan, Saran dan Masukan
b. Upaya dan/atau inovasi pada perijinan/pelayanan telah dipermudah:Klik disini
1. Waktu lebih cepat
2. Pelayanan Publik yang terpadu
3. Alur lebih pendek/singkat
4 Terintegrasi dengan aplikasi
 iiPenanganan Pengaduan Pelayanan dan Konsultasi 
Penanganan pengaduan pelayanan dilakukan melalui berbagai kanal/media secara responsive dan bertanggung jawabKlik disini
HASIL (40) 
1.BIROKRASI YANG BERSIH DAN AKUNTABEL 
a. Nilai Survey Persepsi Korupsi (Survei Eksternal)Klik disini
b. Capaian Kinerja Lebih Baik dari pada Capaian Kinerja SebelumnyaKlik disini
2.PELAYANAN PUBLIK YANG PRIMA 
a. Nilai Persepsi Kualitas Pelayanan (Survei Eksternal)Klik disini
2 views
Scroll to Top